Directioners
Best Song Ever


Hi. I'm Directioners. Are you? Please follow my blog and enjoy here. Don't open my page source codes. Thanks!

Entries About Linkies Stuff


One Thing


Chatbox Code Here

Meet My Friends

Elzyan Zone by Zyan
Mrs.Muzadi by Bunda
Celoteh Adinda by Dinda
Roctobermom by Tante Trully
Lazuardi Cordova My School


Kiss You


Template : Zahra & Faradina
Code : Intan Aqilah
Helped : OneD


Pe-er yang tertunda

Mama Luky yang cantik...maafkanaku yang cantik ini juga karena baru kelar ngerjain peernya biasalah karena otak ini sudah kian tumpul jadi mikirnya lambreta dan leleta pula, lha wong waktu sekolah aja klo dikasih peer aku nyontek kok hihi..mangga diponten yah bu guru..
1. Saya Senantiasa menjawab semua pertanyaan anak saya dengan sesabar dan sejujur mungkin
Saat saya membeli kado untuk teman shazma yang berulang tahun, Shazma selalu meneror saya dengan begitu banyak pertanyaan, dan dari arah pertanyaannya saya tahu shazma mengharapkan jawaban bahwa kado yang saya beli boleh jadi milik Shazma.
Shazma : Bunda ini kado yah?, untuk aku?,gambar apa ini bunda?aku suka gambar ini,beli dimana?harganya berapa?mahal gak?aku belum punya yg begini..belinya sama siapa?aku kok gak diajak?aku mau juga donk..
Bunda : Inikan kado untuk Frans nak bukan untuk Shazma, gak apa apa yahh..

Wajib pasang tampang sabar & jangan sampe terpengaruh untuk mengiyakan bujukan maut Shazma No
2. Saya bersikap toleran menghadapi kamar yang berantakan, jika ia belum menyelesaikan pekerjaannya

Idem sama mama Luky, gak cuma kamar yang berantakan seisi rumah bisa tumpah ruah dilantai, tapi yahh itulah cara Shazma berekspresi dengan mainannya, dan selama Shazma enjoy, saya fikir gak perlu lah mengurangi "ke-enjoy-an" nya hanya dengan mengkhawatirkan rumah yang berantakan, toh bisa dirapikan kembali.., dan Shazma harus membantu saat merapikan mainan, karena kalau Shazma selesai main & masih berantakan saya akan bertanya pada Shazma,

Shazma ini mainan udah gak dipake? kok berantakan? ya udh klo udah bosen gak apa apa, dibuang aja ya atau kasih orang boleh yahh..

Shazma : Bunda klo aku gak rapihkan nanti mainanku bunda buang yah??jangan dibuang yah bunda nanti aku rapikan. (it's work!!)

3. Saya memberikan ia ruang atau sebagian dari ruang spesial buat dia
Bunda : Shazma mau bawa mainan yang mana ke Bandung?
Shazma : Aku mau bawa adek (boneka fav.Shazma), teddy baru, sama teddy busuk.
(FYI Teddy adalah bantal tidur Shazma yang jumlahnya 4 buah)
Bunda : Teddynya satu aja yah, teddy busuk aja yah (shazma’s favorite)
Shazma : adeknya?
Bunda : adek jaga rumah aja oke?
Shazma : oke dehh.

4. Saya mencintai dia bukan untuk keberhasilannya, tetapi karena dia adalah dia

Shazma : bunda tadi aku pintar disekolah aku gak ditemenin embak..
Bunda : iya anak bunda memang pintarr
Shazma : iya donk anak siapa bunda?
Bunda : anak bundaaa
Shazma : anak siapa lagi?
Bunda : anak ayah jugaa..
Shazma : iya betul…, aku sayaaaaaaang deh sama bunda
Bunda : bunda sayaaaaang deh sama Shazma

5. Saya memberikan dia tanggungjawab yang bisa dikerjakannya
Shazma : Bunda aku yang rapikan mainanku yah
Bunda : Okd sampe rapi yahh
Shazma : sudah bunda..sudah rapi.. aku pintar kan??
Bunda : iya good girl!!

Kasus lain, Shazma termasuk anak yang sedikit careless (bunda pisan ini mah!!)Tongue Out , mata shazma sering sekali belanja alias meleng, gak lihat lihat, senggol sana sini, Shazma juga sering menumpahkan sesuatu, dan saya biasakan dia untuk merapikan kembali, contohnya saat shazma menumpahkan susu ke lantai dari atas meja
Bunda : ambil lap shazma, dibersihkan yah
Shazma : iya bunda sorry yah bunda
Bunda : gak apa apa, tapi shazma harus liat liat yah gak boleh ceroboh
Shazma : Ok bunda, aku sudah lap bunda sudah bersih..
(Lalu Shazma berlalu ke tempat cuci untk menyimpan lap yang kotor. )
Bunda : good girl!! sini toast sama bunda, lain kali hati hati yahh nak..
Cara shazma melap lantai pastilah tidak 100% bersih, tapi setidaknya Shazma sudah belajar untuk bertanggung jawab.
Dan setelah shazma selesai, barulah saya meminta assisten dirumah untuk melap ulang lantai yang masih lengket
Not Sure

6. Saya menolong dia, agar dia dapat mengambil keputusan dan rencananya sendiri
Saat kami sedang jajan roti (cemilan Fav.Shazma) dan Shazma bingung memilih,
Shazma : Bunda aku mau yang ini, ini, sama ini
Bunda : iya boleh tapi 2 aja yah nanti kekenyangan, ayok mau yang mana?
Shazma : aku mau ini buat dirumah terus..teruss..yang ini buat besok kesekolah
Bunda : Siipppp

7. Saya bawa dia ke tempat-tempat yang menarik

Meskipun tempat yang sangaaaatt menarik bagi Shazma adalah mallCool , tapi kami tetap mengajak Shazma ketempat tempat terbuka, taman, atau gelanggang olahraga, dan ada 2 tempat special yang bikin Shazma betah banget, yang pertama klo diajak ke ayam kakek dan di tempat kedua, toko buku, disini shazma bisa histeris dan panik,
Shazma : aku mau buku ini bunda, itu juga, aku belum baca yang ini aku belum punya yang itu..bla..bla..blaa..

bunda pun speachless Rolling Eyes

8. Saya ajarkan dia bagaimana caranya memperbaiki hal yang tidak dapat dikerjakannya.
Saya tidak selalu membantu Shazma melakukan hal hal yang sebenarnya sudah mampu dia kerjakan sendiri, dan saya selalu bilang "jangan pernah bilang tidak bisa kalu belum dicoba", dan kalaupun Shazma memang belum bisa, saya akan memberi contoh dan memberi bantuan alakadarnya sampai dia bisa mengerjakannya

Shazma : tolong bunda aku gak bisa
Bunda : sudah dicoba?coba dulu donk jangan bilang gak bisa
Shazma :gak bisa bunda , bunda aja dech please..please bangett!!
Bunda : Shazma coba dulu yahh
Shazma : eehh.. aku bisa bunda..aku hebat yah bundaa
Bunda: iya kamu hebat klo dicoba pasti bisa kann

9. Saya bacakan secara teratur buku atau majalah
Shazma : Bunda crita (cerita -red) donkk..
karena Shazma tergila gila pada buku, maka kalimat diatas menjadi salah satu kalimat yang dalam sehari mungkin bisa diulang hingga puluhan kali oleh Shazma, dan tentu kebiasaan ini menjadi wajib saat menjelang tidur, dan sepanjang hari hampir setiap saat Shazma minta dibacakan cerita.
Hal yang membanggakan memang, Shazma sejak kecil cinta pada buku tapiiiii... klo menjelang tidur aja terkadang 10 buku cerita Mio atau buku cerita lainnya, yah bundanya dech yang siap2 banyak minum air putih Smile

10. Sejak dini saya latih dia membaca
Bunda : S-H-A-Z-M-A, dibaca?
Shazma : SHAZMA..
Shazma : ini huruf "A" kan bunda.., ini "C"..
Sementara ini hanya 2 huruf itu saja yg sangat familiar buat Shazma, and onces again I'm agree with mama Luky, I'm not worry about it, at all.Thumbs Up
11. Saya tidak pernah membandingkan dia secara buruk dengan orang lain
Time zone atau arena bermain lainnya yang berkonsep sama, bagi shazma hanya indah dipandang tapi bukan untuk dicoba, tidak seperti anak lainnya yang begitu menikmati bermain disana, Shazma memang termasuk anak yang sangat "hati hati" (kata ganti dari "penakut" yang kami gunakan), dia mungkin tertarik untuk sekedar melihat lihat tapi jangan coba coba ajak shazma mencoba bermain, 100% pasti ditolak (good girl!! bunda said Thumbs Up)
Juga saat disekolah shazma pasti menolak bermain cat air tanpa kuas, bermain lem dengan jari, juga saat bermain ke sawah & main lumpur atau pasir Shazma pasti menolak, Klo melihat anak lain yang begitu berani sepertinya sangat menyenangkan yahh, tapi saya lebih concern pada kenyamanan Shazma, tapi tentunya saya tetap mencoba pelan pelan, alhasil walaupun “hati hati” dan takes time tapi pada akhirnya Shazma pasti berani mencoba, better late than never toh..setujuhh????

12. Saya berikan dia kesempatan ikut menentukan acara liburan
Bunda : Shazma weekend mau kemana nak?
Shazma : aku mau ke monas aja yahh bunda..
Bunda : gak mau berenang diancol?
Shazma : iya deh aku mau ke ancol bunda... dari ancol kita ke monas yahh
Bunda :*%&^$%^#$@&
13. Saya tidak pernah mempermalukan atau meledek dia untuk kesalahannya

Shazma kadang masih suka ngompol saat tidur, bahkan saat mau BAK dan minta dibukakan celana Shazma terkadang gak bisa tahan dan jadinya kebablasan pipis dicelana Confused
Shazma : Bunda aku gak tahan, sorry bunda
Bunda : that’s Ok, tapi klo kamu bisa tahan besok bunda belikan buku cerita yahh..
and it’s work!!! ohh iya ini yg harus digaris bawahi kami mencoba untuk menjadi orangtua yang selalu memberikan rewards bukan punishment (hukuman), jadi bentuk hukuman bagi shazma adalah tidak mendapatkan hadiah karena kesalahannya.

14. Saya biarkan dia bermain dengan berbagai tipe orang tanpa memandang latar belakang ras-nya

Wahh alhamdulillah keluarga kami mah campur sari, dari sabang sampai merauke dech Smile, bahkan klo shazma ditanya,

Shazma orang apa sih?

dalam satu hari jawabannya bisa berubah ubah

aku orang bangka..eh bukan sunda..bukan bukan jawa..enggak dech kayak eyang aja orang bugis..

dan disekolahpun Shazma berteman akrab dengan teman temannyanya yang berbeda budaya juga ras, ada jawa, sunda, betawi, padang, bali, chinese, bahkan bule, everything just fine tuhh.. bukankah perbedaan itu membuat kita “kaya” ?!?!?!

Dari seluruh pertanyaan yang ada apakah dapat anda penuhi semua?

terpenuhi sih iyaa tapi mikirnya itu lho boww hihi..

Thx yah mama Luky atas peernya, akhirnya jadi bisa bikin summery dan share tentang pola asuh shazma selama ini Smile, sokk atuh buat para blogger yang penasaran & pengen tau apakah pola asuh kita bikin anak cerdas? monggo dicoba jawab pertanyaan diatas adioss

Labels: